Orang yang
memperhatikan sejarah Nabi saw, serta sejarah para sahabat dan para
tabi’in serta atba’ tabi’in bahkan hingga generasi sesudah tahun 350 H,
tidak akan mendapatkan seorangpun dari umat Islam yang mengadakan
mauludan atau Perayaan Maulid Nabi, atau memerintahkannya, atau bahkan
membicarakannya. Imam al-Hafizh as-Sakhawi al-Syafi’i dalam fatawanya
berkata: “Perayaan maulid tidak dinukil dari seorangpun dari salaf
shalih di tiga zaman yang utama. Akan tetapi hal itu terjadi setelah itu.” (Mengutip dari Subulul Huda war-Rasyad (1/439), karya al-Shalihi, cetakan Kementrian Waqaf Mesir.)
Thursday, 24 January 2013
Saturday, 12 January 2013
Nabi Ishaq as
Nabi
Ishaq adalah putera nabi Ibrahim dari isterinya Sarah, sedang Nabi
Ismail adalah puteranya dari Hajr, dayang yang diterimanya sebagai
hadiah dari Raja Namrud.
Tentang
Nabi Ishaq ini tidak dikisahkan dalan Al-Quran kecuali dalam beberapa
ayat di antaranya adalah ayat 69 sehingga 74 dari surah Hud, seperti
berikut: ”Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami {malaikat-malaikat} telah
datang kepada Ibrahim membawa kabar gembira mereka mengucapkan
“selamat”.Ibrahim menjawab: “Selamatlah” maka tidak lama kemudian
Ibrahim menjamukan daging anak sapi yang dipanggang.
Monday, 7 January 2013
3 ‘Kebohongan’ Nabi Ibrahim AS
Selama masa hidupnya, Nabi Ibrahim AS melakukan tiga ‘kebohongan’.‘Kebohongan’ pertama
Orang-orang kafir Babilonia memiliki hari besar yang mereka rayakan tiap tahun di alun-alun kota. Ketika hari raya itu tiba, Nabi Ibrahim AS diajak oleh ayahnya untuk menyaksikannya. Namun, ia tidak mau mengikutinya dengan alasan sakit, seperti dalam firman Allah SWT pada Alquran surat Ash-Shaaffaat 88-89, “Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang, kemudian dia (Ibrahim) berkata, ‘Sesungguhnya aku sakit’.”
Sunday, 6 January 2013
Hukum Ramalan (Prakiraan) Cuaca
“Ilmu Perbintangan
yang dilarang di dalam Islam adalah ilmu perbintangan yang digunakan
untuk mengetahui kedaan alam, peristiwa- peristiwa yang akan terjadi
pada masa mendatang, seperti waktu datangnya angin dan turunnya hujan,
perubahan cuaca dan sejenisnya , semua itu, menurut pengakuan mereka,
bisa diketahui dengan melihat bintang-bintang pada peredarannya, atau
ketika bintang-bintang tersebut berkumpul dan berpisah, mereka
mengganggap bahwa perjalan bintang- bintang tersebut mempunyai pengaruh
dengan kejadian yang ada di bumi. Itu semua adalah kebohongan di dalam
masalah-masalah ghaib, dan sebuah bentuk campur tangan terhadap
masalah- masalah yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah “.
Friday, 4 January 2013
Nabi Ismail as.
Ismail
berusia belia ketika memulai perjalanannya menuju Allah SWT. Ibunya
membawanya dan menidurkannya di atas tanah, yaitu tempat yang sekarang
kita kenal dengan nama sumur zamzam dalam Ka'bah. Saat itu tempat yang
dihuninya sangat tandus dan belum terdapat sumur yang memancar dari
bawah kakinya. Tidak ada di sana setetes air pun. Nabi Ibrahim
meninggalkan istrinya, Hajar, bersama anaknya yang kecil. "Wahai Ibrahim
kemana engkau hendak pergi dan membiarkan kami di lembah yang kering
ini?" Kata Hajar.
Subscribe to:
Posts (Atom)


