skip to main |
skip to sidebar
Dengan
pembesaran ribuan kali ternyata binatang-binatang kasat mata ujudnya
sangat mengerikan bahkan menyerupai monster. Binatang-binatang tersebut
bahkan ada di sekeliling kita bahkan menempel pada tubuh. Mereka ada di
karpet, di kamar mandi juga di kepala manusia. Apa sajakah hewan-hewan kecil tersebut ?
1.
 |
Tungau Beludru
|
Selama hampir sembilan tahun menetap di Mekah sambil menguruskan jemaah
haji dan umrah, saya telah melalui berbagai pengalaman menarik dan yang
pahit. Bagaimana pun, dalam banyaknya peristiwa yang saya alami, ada
satu kejadian yang tidak akan pernah saya bisa lupakan.
Kisah ini terjadi kepada seorang wanita yang berusia di pertengahan 30-an pada
saat saya mengurus satu rombongan haji. Setibanya wanita tersebut dan
rombongan haji di Lapangan Terbang Jeddah kami sambut dengan sebuah bus.
Semuanya terlihat riang sebab ini adalah pertama kalinya mereka
melaksanakan haji.
Subhanallah, sungguh benar-benar Anak Ajaib!! Memang dirinya penuh keajaiban sejak
dilahirkan. Terlahir dari keluarga Kristen sebagai anak ke-9 (wow!), ia
pun benar-benar terlahir secara ajaib, dari seorang ibu yang mengalami
kelumpuhan anggota badan tangan dan kaki setelah usia kandungan
5 bulan. Ajaib pula, bahwa kelahiran dirinya menyertai kesembuhan
ibunya. Alhamdulillah … Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyembuhkan
ibunya, dan melalui sentuhan ilahi menjadikan dia lahir ke dunia dan
menjadi seorang anak yang ajaib.
Diharapkan,
setelah membaca kisah cinta suami istri menyentuh ini menjadi inspirasi
para pembaca semua untuk menjadi suami istri yang baik, selalu setia
dan mengerti serta memahami satu sama lainnya.
Dalam kisah tersebut diceritakan, sepasang muda-mudi yang menjalin rumah tangga bukan karna saling mencintai, akan tetapi karena
paksaan orang tua. Sang istri sebenarnya sangat membenci suaminya,
namun kebencian itu tidak pernah ia tunjukkan kepada siapapun dan bahkan
sang istri tetap melayani suaminya selayaknya suami istri pada umumnya,
karena memang itulah kewajibannya.
Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang kelima. Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan ajakan anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara materi, mereka memang berkewajiban menunaikan ibadah Haji. Segala perlengkapan sudah disiapkan.
Singkatnya ibu anak-anak ini akhirnya berangkat ke tanah suci. Kondisi keduanya sehat wal afiat, tak kurang satu apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik allahuma labaik, aku datang memenuhi seruanMu ya Allah”. Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu, lihatlah Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam itu.