Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.
Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!
Wednesday, 3 June 2015
Tuesday, 26 May 2015
Cara Mensucikan Diri Dari Jilatan Anjing
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طُهُورُ إنَاءِ أَحَدِكُمْ إذَا وَلَغَ فِيهِ الْكَلْبُ أَنْ يَغْسِلَهُ سَبْعَ مَرَّاتٍ أُولَاهُنَّ بِالتُّرَابِ أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ وَفِي لَفْظٍ لَهُ فَلْيُرِقْهُ وَلِلتِّرْمِذِيِّ أُخْرَاهُنَّ أَوْ أُولَاهُنَّ
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sucinya
tempat air seseorang diantara kamu jika dijilat anjing ialah dengan
dicuci tujuh kali, yang pertamanya dicampur dengan debu tanah." Dikeluarkan oleh Muslim. Dalam riwayat lain disebutkan: "Hendaklah ia membuang air itu." Menurut riwayat Tirmidzi: "Yang terakhir atau yang pertama (dicampur dengan debu tanah)".
Saturday, 23 May 2015
Sejarah Terlupakan, Hajar Aswad Pernah Hilang Selama 22 Tahun
Selepas perluasan Masjidil Haram oleh Khalifah Ahmad bin Thalhab
Al-Mu’tahid, terjadi dua peristiwa penting di masa kekhalifahan Ja’far
bin Ahmad Al-Muqtadir. Pertama, dia memperluas masjidil Haram di area
sebelah barat laut. Kedua, terjadi pencurian Hajar Aswad oleh sekte
Qaramithah yang mula-mula tumbuh dan berkembang di Kufah pada tahun 277
H.
Hamdan bin Asy’ats mula-mula membawa ajaran kebatinan ini Kufah, untuk kemudian menyebarkannya hingga ke Syam, Irak, Yaman dan Hijaz. Khalifah Ahmad bin Thalhab Al-Mu’thadid berusaha menghancurkan sekte sesat ini, hingga mereka hancur di Kufah dan Syam. Namun, salah seorang jebolan sekte tersebut, Abu Said Al-Husain Al-Janabi, berhasil menyerukan ajarannya di Bahrain pada tahun 287 H dan anaknya, Abu Thahir Sulaiman bin Abu Said Al-Husain Al-janabi, membangun kota Ihsa sebagai basis pemerintahan dan pertahanan.
Hamdan bin Asy’ats mula-mula membawa ajaran kebatinan ini Kufah, untuk kemudian menyebarkannya hingga ke Syam, Irak, Yaman dan Hijaz. Khalifah Ahmad bin Thalhab Al-Mu’thadid berusaha menghancurkan sekte sesat ini, hingga mereka hancur di Kufah dan Syam. Namun, salah seorang jebolan sekte tersebut, Abu Said Al-Husain Al-Janabi, berhasil menyerukan ajarannya di Bahrain pada tahun 287 H dan anaknya, Abu Thahir Sulaiman bin Abu Said Al-Husain Al-janabi, membangun kota Ihsa sebagai basis pemerintahan dan pertahanan.
Thursday, 21 May 2015
Kisah Nyata Supir Angkot yang Ahli Sholat
”Mbak kuliah di mana?” tanya sopir angkot pada seorang mahasiswi yang
duduk di sebelah saya, tepat di samping sopir tersebut.“UPN pak”, jawab
sang mahasiswi singkat.
“Saya dulu juga ngambil Hukum di sebuah universitas swasta”, ujar sang sopir, ”sebelum krisis saya sempat jadi supervisor di pabrik minyak goreng, tapi sejak kena PHK akhirnya saya nyopir, alhamdulillah ini angkot milik saya sendiri”.
“Oooh”, respon mahasiswi tersebut sambil manggut-manggut.
“Saya dulu juga ngambil Hukum di sebuah universitas swasta”, ujar sang sopir, ”sebelum krisis saya sempat jadi supervisor di pabrik minyak goreng, tapi sejak kena PHK akhirnya saya nyopir, alhamdulillah ini angkot milik saya sendiri”.
“Oooh”, respon mahasiswi tersebut sambil manggut-manggut.
Monday, 11 May 2015
Baju-Baju Yang Menipu
Seorang wanita yang mengenakan gaun pudar menggandeng suaminya yang berpakaian sederhana dan usang, turun dari kereta api di Boston, dan berjalan dengan malu-malu menuju kantor Pimpinan Harvard University. Mereka meminta janji.
Sang sekretaris Universitas langsung mendapat kesan bahwa mereka adalah orang kampung, udik, sehingga tidak mungkin ada urusan di Harvard dan bahkan mungkin tidak pantas berada di Cambridge.
Subscribe to:
Posts (Atom)



