Ada tiga kejadian menarik yang berkaitan dengan Hadis yang akan kita
bahas ini. Pertama pada bulan Ramadhan, tahun 1968, di sebuah pesantren
di pesisir utara Jawa Tengah, seorang santri selalu tidur pada siang
hari Ramadhan. Padahal para santri lainnya ramai-ramai mengikuti
pengajian kitab kuning yang khusus diadakan pada setiap bulan Ramadhan.
Istilah pesantrennya, Ngaji Pasaran.“Kang, bangun Kang, ngaji,? begitu kata seorang temannya membangunkan. “Biarkan saja, tidurnya orang yang berpuasa itu ‘kan ibadah,? begitu kata kawan santri yang lain seolah membela santri yang sedang tidur itu. Dan tampaknya, ungkapan kawan yang membela itu bukan sekadar ungkapan biasa, karena di kalangan para santri itu populer sebuah Hadis yang menyebutkan seperti itu.



